Ternak Burung Kenari Pola SOC HCS

Pak Santoso: Burung Kenari Pola SOC HCS Bertelur 4-5 Butir Menetas Semua

Santoso, yang berperawakan gagah, tegap dan bertampilan sederhana itu merupakan salah satu Mitra HCS yang selalu menekuni ternak kambing dan Burung Kenarin disamping kesibukan dinasnya di Akedemi Militer Magelang. Pria berumur kira-kira 45 tahun, yang tinggal di kawasan lembah gunung Merapi tepatnya di Dusun Pandean, Desa Jeruk Agung, Kecamatan Srumbung, Kab Magelang bertutur dengan lugas jelas dan mantap layaknya seorang militer ketika ditemui tim Surya Agro Java (SAJ) salah satu konsultan agro PT HCS.

“Ternyata SOC untuk burung kenari saya OK,. Juga, maksudnya OK karena burung kenari yang saya peranakan ini mempunyai keistimewaan. Antara lain indukan yang biasanya bertelur 2 setelah diberi SOC produk dari PT HCS bisa bertambah menjadi 4-5 butir. Kemudian daya tetasnya sangat tinggi, dan anakannya yang sudah menetas daya hidupnya tinggi, tidak mudah mati.” Tutur Pak Santoso sambil menunjukkan sarang yang berisi telur 4 buah.

Saat ditemui Tim Surya Agro Java (SAJ), Pak Santoso mengelola indukan burung Kenari sebanyak 15 indukan. Ditambahkan olehnya “Keistimewaan lain yang saya perhatikan setelah minum SOC produk PT HCS yaitu, indukan yang biasanya mulai nangkring di sarang untuk mengeram biasanya setelah 21 hari, maju 3 hari yaitu 18 hari sudah mulai mengeram, berarti ada percepatan pematangan indukan dalam reproduksi telur. Bagi saya ini sangat luar biasa dan menguntungkan”.

Sesaat Pak Santoso selalu mengacungkan jempol dan mengucapkan terimakasih atas bimbingan dari Tim HCS dan SAJ yang telah memberikan pelatihan, bimbingan dan pendampingan padanya.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

آپلود عکس
error: Content is protected !!