Sejarah Kambing dan Domba

Tidak ada komentar 0 views
banner 468x60

Sejarah Kambing dan Domba -Asia adalah pusat domestikasi kambing. Diperkirakan domestikasi kambing terjadi 9.000 sampai 11.000 tahun yang lalu. Kambing merupakan hewan ternak yang pertama kali dijinakan atau nomor dua setelah anjing. Nenek moyang ternak kambing tersebut diyakini berasal dari hewan bezoar atau kambing jinak (C. Aegragus Hircus) yang merupakan subspesies dari Capra aegragus(kambing liar aegragus).

Sejarah Kambing dan Domba

Sejarah Kambing dan Domba

Para ahli menggolongkan ternak menjadi 6 kelompok, yaitu berdasarkan daerah asal, kegunaan, ukuran tubuh, bentuk teling, panjang teling, serta tanduk. Penggolongan berdasarka daerah asal memberi petunjuk kemampuan adaptasi terhadap iklim dan kondisi lingkungan tertentu. Berdasarkan kegunaannya, kambing diklsifikasikan atas produk yang dihasilkan, yaitu susu (kambing penghasil susu/kambing perah), daging (kambing pedaging/kambing potong), dan bulu (khasmier).

Perbedaan ukuran tubuh kambing umumnya ditentukan dengan menggunakan tinggi pundak. Dengan cara ini, kambing digolongkan atas tiga kelompok, yaitu kelompok besar (di atas 65 cm), kecil (51-65 cm), dan kerdil atau mini (domba sanengkan menjadi panjang, pendek, atau tidak bertanduk.

Ternak domba juga berasal dari Asia. Pusat asal domestikasi domba liar terjadi di padang rumput Arlo-Caspian, termasuk daerah di negara Iran dan Irak. Dari daerah tersebut, domba menyebar ke arah barat menuju Eropa dan Afrika, ke arah timur menuju daerah subkontinen India, Asia Tenggara, dan Oceania. Saat ini diketahui terdapat tujuh jenis domba liar yang terdiri dari sekitar 40 varietas. Jenis domba liar yang diperkirakan mempunyai andil dalam pembentukan domba yang ada dewasa ini adalah argali (Ovis ammon) dari Asia tengah, urial (Ovis vignei) dari asia, dan moufflon (Ovis muimon) dari Asia Kecil dan Eropa.

Pengunjung juga mencari:

    Artikel domba dari asia timurcara membuat kambing Jinaknenek moyang kambingnenek muyang kambing sawunggalih
Email Autoresponder indonesia
author
Syamsul Ashari, Owner dari Stokishcs.com , kami sebagai penggiat Organik melalui Program HCS untuk memajukan petani dan peternak indonesia.. Go Success..!!!