Menu
Pelatihan Tani Ternak HCS, di DEPOK 22 OKTOBER 2017, Terbatas untuk 15 Peserta...Segera daftar..!!!

PENGGEMUKAN KAMBING MENGAPA GAGAL ?

Jul
16
2013
by : admin program hcs. Posted in : Info Ternak

Kegagalan yang banyak menimpa teman-teman peternak kambing pemula maupun peternak senior yang tergiur dengan metode fermentasi kemudia melakukan ternak secara massif masih sering kali terjadi. ketika gagal mereka down tidak menganalisa penyebabnya.

Mari kita kaji lagi sebab-sebab kegagalan itu :

1. Terlalu cepat ingin sukses (kaya)

Teori perkembangan ternak dari segi jumlah yang dimulai dari 2 ekor dan dipelihara selama 4 bulan lalu dijual dengan mengharapkan untung seratus persen per ekor, saat ini sudah sangat berlebihan. Mungkin jika hal tersebut dilakukan sekitar tiga atau empat tahun yang lalu itu masih memungkinkan karena metode fermentasi saat itu belum banyak dikenal sehingga harga anakan kambing maupun kambing umur kurang dari setahun terutama jenis domba masih murah. Karena konsepnya penggemukan kambing, maka dengan pakan yang tepat dan pemeliharaan yang benar dalam wakt 4 bulan sudah bisa dijual dalam kondisi gemuk. Jika penjualan ini menggunakan sistim timbangan (berdasar berat kambing hidup) tentu keuntungan yang didapat bisa mencapai seratus persen karena perkembangan bertambahnya bobot kambing.

Kondisi di atas saat ini sudah sangat tidak memungkinkan. Sebabnya banyak faktor. Diantaranya harga beli kambing oleh peternak yang belum paham betul mengenai kambing dan harganya di pasaran sehingga peternak dengan mudah ditipu oleh para pedagang kambing. Kondisi ini diperparah pada saat kambing tersebut dijual. Permainan harga oleh pedagang kembali terjadi. Stres karena tidak mampu melaksanakan menejemen kandang dengan benar, mulai merasa menyerah, takut ternaknya banyak yang sakit lalu mati, dan banyak sebab lain yang memaksa para peternak menjual ternaknya dengan harga sesuai kemuan pdagang. Yang paling parah, karena tidak tahu harga terendah dan tertinggi di pasaran ternak saat penjualan terjadi. Jadilah keuntungan pedagang semakin berlipat.

2. Salah perhitungan musim (Manajemen kandang tidak tepat)

Bagaimanapun, kondisi peternakan dan pertanian di Indonesia masih tergantung dengan musim. Saat musim panen, harga hasil pertanian akan turun drastis. Demikian juga hasil peternakan. Pada saat tertentu, dia mengalami lonjakan harga setinggi langit. Namun di waktu lain harga akan melorot serendah-rendahnya. Nah, banyak para peternak yang tidak memikirkan hal ini secara cermat. Harusnya, hitung usia kambing yang dipelihara dan mau dipelihara berapa lama. Dari hasil hitungan ini, pastikan waktunya dengan musim penjualan yang sedang tinggi sehingga saat panen tiba, harga jual kambing bisa maksimal. Lalu saat bekeinginan membeli kambing untuk dipelihara untuk tahap berikutnya, hitung kembali waktunya, kapan kambing akan dijual.

Perkiraan masa penjualan yang bagus bisa diperkirkan dari naik turunnya harga kambing di pasaran. Jika mungkin, setelah mengetahui harga di pasaran, belilah kambing langsung kepada peternak. Ini tentu akan lebih murah dibanding beli langsung kepada pedagang di pasar. Hanya saja, kejelian menjadi syarat utama supaya tidak salah memilih bibit.

3. Kurang jeli dalam memilih bibit

Bibit kambing akan berpengaruh terhadap hasil penjualan. Kambing kualitas jelek dipelihara lama sama sekali tidak akan mempengaruhi kualitas kambing tersebut. Ini juga memerlukan kejelian tersendiri bagi para peternak. Perhatikan detil kambing yang akan dipelihara. Jenis, kondisi fisik, kesehatan, dan tanda khusus lainnya. Nah, tanda khusus ini hanya bisa dipelajari dengan cara memperhatikan (titen).

4. Kadar pakan asal jadi

Banyak peternak yang membuat pakan fermentasi dengan bahan asal dapat tanpa memperhatikan sifat dasar dari setiap bahan pakan yang akan diolah dan diperuntukkan untuk hewan ternak jenis apa. Tidak semua pakan sapi cocok untuk pakan kambing dan sebaliknya. Pembuatan formula dan bahan dasar pakan ternak harus disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis hewan ternaknya. Perhatikan juga, apakah peternakan itu bertujuan untuk penggemukan ataukah untuk peranakan, karena kebutuhan pakan juga akan sangat berbeda.

Pengunjung juga mencari:

    diberi pakan fermentasi kambing banyak yang matipenyebab gagalnya fermentasikeuntungan dan kerugian pakan fermentasiternak kambing gagalgagal ternak kambingpenggemukan kambing gagalfaktor gagalnya pnggemukan kambingcara mengurus kambing hcs bisr tidak banyak yang matigagal pola ternak hcspakan fermentasi kambing yg gagalgagalnya ternak kambingciri fermentasi pakan kambing yg gagalbuat pakan fermentasi bisa gagal ?program kemitraan penggemukan kambing merugikan#spf=1kisah kegagalan peternak kambingsebab bela kambing tidak jadipengalaman gagal budidayapengalaman gagal beternak kambingpemicu pakan permentasipeluang sukses ternak kambing jawa mengunakn SOCpakan fermentasi kambing gagalpakan fermentasi pabila dianggap gagalmetode hcs banyak yang gagalmitra penggemukan kambingpakai pakan fermentasi banyak gagalpengalaman peternak kambingpengalaman ternak kambinguntung besar berkat penggemukan kambingternak domba bangkrut gara gara pakan fermentasiprogram penggrmukan kambingpenyebap peternak domba gagalpenyebap kegagalan dalam beternak dombapenyebab gagalnya fermentasi pakan ternak kambingpenyebab gagal nya fementasi dedakpenyebab berat kambing turunyernak ku hancur gara gara pakan fermentasipenyakit penyakit yg mnimpa ternak kambingpenggemukan kambing jawa pola hcs cepat suksespengalamn peternak yang menggunakan sockisah ternak kambing fermentasikisah sukses ternak bebek pola fermentasihcs ternak domba gagalgagal ternak cara gagal ternak cara fermentasigagal penggemukan kambinggagak ternak kambingdaftar penggemukan kambing suksescerita penggemukan kambingcerita pengalaman sukses ternak domba denhan pakan permentasi comcerita keuntungan ternak kambing fermentasuCerita gagal beternak kambingcerita berhasil beternak pola HCScara biar ternak kambing fermentasi tidak gagalbukti nyata kegagalan produk ternak kambing nasaapakah pakan fermentasi kambing tidak merugikanjika prmentasi gagalkambing mati gara gara pakan fermentasikisah cerita sukses ternak kambing modernkiat gigih melewati kegagalan dalam beternak kambing dan bertanikeuntungan ternak kambingkerugian ternak pola Hcskerugian pakan fermentasikerugian hcskelemahan hcs sockelebiha dan kekurangan ternak kambing hcskekurangan pola hcsKegagalan dalm beternak dombakegagalan dalam beternak kambingkegagalan beternak kambingkambing mati karena pakan fermentasiakibat ternak hcs

artikel lainnya PENGGEMUKAN KAMBING MENGAPA GAGAL ?

Jumat 14 November 2014 | Info Ternak

Hewan Ruminansia Hewan ruminansia (serupa Sapi, domba , beserta kambing, kuda, gajah,rusa, dsb) memakan rumput ataupun…

Kamis 18 April 2013 | Info Ternak

View post on imgur.com Type Kandang yg dikembangkan “HCS” memang lumayan berbeda serta kandang pada umumnya,…

Jumat 3 Maret 2017 | Info Ternak, Ternak Sapi

Memulai usaha ternak sapi perah di Indonesia gampang-gampang susah. Pasalnya negeri kita beriklim tropis namun jenis…

Selasa 23 Februari 2016 | Info Ternak, Ternak Kambing

Ternak kambing tanpa angon – Beternak kambing Intensif, Modern dan Bebas bau dengan Pola HCS mulai…




Jl.Abimanyu N0.27 03/01 Desa Gumayun Kec.Dukuhwaru Kab.Tegal Jawa Tengah
0857-4292-7777
0823-156-12345
5FC75681
0823-156-12345
programhcs@gmail.com