Menu
Pelatihan Tani Ternak HCS, di DEPOK 22 OKTOBER 2017, Terbatas untuk 15 Peserta...Segera daftar..!!!

Kekurangan dan kelebihan Hara pada Tanaman

Jan
16
2014
by : admin program hcs. Posted in : Info Tani

 “Kekurangan beserta kelebihan Hara pada Tumbuhan”



A. UNSUR HARA MAKRO

mewujudkan unsur hara yg dibutuhkan flora di dalam jumlah yg relatif gede.
sebanyak unsur hara ini diantaranya : Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K),
Kalsium (Ca), Magnesium (Mg), Belerang (S).

B. UNSUR HARA MIKRO

merupakan unsur hara yg dibutuhkan flora di dalam jumlah yg relatif mungil, apabila
berlebihan untuk menjadi racun.
Unsur hara ini diantaranya : Besi (Fe), Mangan (Mn), Boron (B), Molibdenum
(Mo), Tembaga/cuprum (Cu), Seng (Zn) bersama Klor (Cl), Natrium (Na), Cobalt (Co),
Silicon (Si), Nikel (Ni).

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN

UNSUR MAKRO
satu. Nitrogen (N)
 kurang nitrogen
Nitrogen berperan di dalam pengerjaan sel , jaringan , beserta organ flora. Dia
berfungsi selaku selaku bahan sintetis klorofil , protein , serta asam amino.
Akibat itu kehadirannya dibutuhkan di dalam jumlah gedhe , terutama ketika
pertumbuhan vegetatif. Dan fosfor (P) , nitrogen dimakan bagi mengatur
pertumbuhan tumbuhan metode keseluruhan.
Terdapat dua wujud nitrogen yakni amonium beserta nitrat. Sebanyak penelitian
membuktikan amonium selayaknya tak lebih semenjak 25% semenjak total konsentrasi
nitrogen. Kalau berlebihan , sosok flora bongsor namun rentan terhadap
serangan penyakit. Nitrogen yg berasal sedari amonium bakal memperlambat
pertumbuhan karna mengikat karbohidrat sampai-sampai pasokan sedikit. Dan
begitu cadangan santapan selaku modal berbunga jua minimal. Akibatnya
flora tak mampu berbunga. Misalnya yg dominan ialah nitrogen type
nitrat , bahwa sel-sel tumbuhan berniat kompak beserta kuat sampai-sampai lebih tahan
penyakit. Buat mengetahui kandungan N bersama ujud nitrogen sedari pupuk dapat
dilihat bermula kemasan
a) kekurangan
Flora yg kekurangan nitrogen dikenali mulai daun bagian bawah. Daun itu
menguning berkat kekurangan klorofil. Lebih lanjut mengering bersama rontok.
Tulang-tulang pada bawah permukaan daun muda terlihat pucat. Pertumbuhan flora
lambat , kerdil dengan lemah. Produksi bunga serta biji rendah.
b) Kelebihan
Warna daun terlalu hijau , tumbuhan rimbun beserta daun. Mekanisme pembuangan
oleh karena itu lama. Adenium hendak berkarakter sekulen sebab berisi banyak air. Hal
itu menyebebkan rentan serangan cendawan bersama penyakit , dengan gampang roboh.
Produksi bunga menurun.
dua. Fosfor (P)
 kurang Fosfor
Fosfor adalah komponen penyusun sebanyak enzim , protein , ATP , RNA , dengan
DNA. ATP berharga bagi metode transfer energi , padahal RNA dengan DNA
menentukan sifat genetik flora. Unsur P pun berperan pada pertumbuhan benih ,
akar , bunga , serta buah. Dan membaiknya struktur perakaran sampai-sampai upaya
serap nutrisi saja lebih bagus.
Dan denga kalium , fosfor digunakan bagi merangsang pembungaan. Hal itu
normal gara-gara kebutuhan tumbuhan terhadap fosfor meningkat tinggi kala flora
mau berbunga.
a) Kekurangan
Dimulai mulai daun tua oleh karena itu keunguan cenderung kelabu. Tepi daun cokelat ,
tulang daun muda berwarna hijau gelap. Hangus , pertumbuhan daun mungil , kerdil
, dengan alhasil rontok. Fase pertumbuhan lambat beserta flora kerdil.
b) Kelebihan
Kelebihan P menimbulkan penyerapan unsur lain terutama unsur mikro seolah-olah besi
(Fe) , tembaga(Cu) , beserta seng(Zn) terganggu. Melainkan gejalanya kagak terlihat
ala fisik pada tumbuhan.
tiga. Kalium (K)
 kurang kalium
Kalium berperan selaku pengatur metode fisiologi flora misal fotosintetis
, akumulasi , translokasi , transportasi karbohidrat , membuka menutupnya
stomata , alias mengatur distribusi air di dalam jaringan bersama sel. Kekurangan unsur
ini memicu daun umpama terbakardan alhasil gugur.
Unsur kalium berhubungan erat serta kalsium serta magnesium. Tersedia sifat
antagonisme antara kalium dengan kalsium. Bersama pun antara kalium bersama magnesium.
Sifat antagonisme ini memicu kekalahan keliru satu unsur bagi diserap
flora kalau komposisinya kagak seimbang. Unsur kalium diserap lebih akas oleh
flora dibandingkan kalsium dengan magnesium. Andaikata unsur kalium berlebih
gejalanya ekuivalen bersama kekurangan magnesium. Akibat , sifat antagonisme antara
kalium serta magnesium lebih gedhe ketimbang sifat antagonisme antara kalium dengan
kalsium. Kendati demkian , pada sejumlah problem , kelebihan kalium gejalanya
ibarat flora kekurangan kalsium.
a) Kekurangan
Kekurangan K terlihat sejak daun paling bawah yg kering atau juga tersedia bercak
hangus. Bunga gampang rontok. Tepi daun ‘hangus’ , daun menggulung ke bawah , bersama
rentan terhadap serangan penyakit.
b) Kelebihan
Kelebihan K menimbulkan penyerapan Ca bersama Mg terganggu. Pertumbuhan flora
terhambat. sampai-sampai flora menjalani defisiensi.
empat. Magnesium (Mg)
 kurang magnesium
Magnesium ialah aktivator yg berperan di dalam transportasi energi sejumlah
enzim pada di dalam flora. Unsur ini sangat dominan keberadaannya pada daun ,
terutama buat ketersediaan klorofil. Oleh karena itu kecukupan magnesium sangat
diperlukan buat memperlancar metode fotosintesis. Unsur itu jua mewujudkan
komponen unsur penciptaan klorofil dengan enzim pada berbagai mekanisme sintesis
protein.
Kekurangan magnesium menimbulkan sebanyak unsur enggak terangkut implikasi energi
yg tersedia sedikit. Yg terbawa hanyalah unsur berbobot ‘ringan’ seolah-olah
nitrogen. Akibatnya terbentuk sel-sel berukuran gede tapi encer. Jaringan
untuk menjadi lemah dengan jarak antar ruas panjang. Ciri-ciri persis umpama indikasi
etiolasi-kekurangan cahaya pada flora.
a) Kekurangan
Timbul bercak-bercak kuningdi permukaan daun tua. Tentang ini terjadi sebab Mg
diangkut ke daun muda. Daun tua untuk menjadi lemahd beserta alhasil gampang terserang
penyakit terutama embun tepung (powdery mildew).
b) Kelebihan
Kelebihan Mg enggak memicu indikasi ekstrim.
lima. Kalsium (Ca)
Unsur ini yg paling berperan ialah pertumbuhan sel. Dia komponen yg
menguatkan , bersama mengatur ikhtiar tembus , serta merawat dinding sel. Perannya
sangat berguna pada titik tumbuh akar. Malahan seumpama terjadi defiensi Ca ,
penciptaan bersama pertumbuhan akar terganggu , dengan berakibat penyerapan hara
terhambat. Ca berperan di dalam mekanisme pembelahan serta perpanjangan sel , dengan
mengatur distribusi implikasi fotosintesis.
a) Kekurangan
Indikasi kekurangan kalsium ialah titik tumbuh lemah , terjadi perubahan macam
daun , mengeriting , mungil , bersama alhasil rontok. Kalsium memicu tumbuhan
tinggi tapi kagak kekar. Karna berefek langsung pada titik tumbuh karena itu
kekurangan unsur ini memicu produksi bunga terhambat. Bunga gugur pula
reaksi kekurangan kalsium.
b) Kelebihan
Kelebihan kalsium tak berefek banyak , melulu mempengaruhi pH tanah.
enam.belerang (S)
a) Kelebihan
Pada umumnya belerang dibutuhkan tumbuhan di dalam penciptaan asamasamamino
sistin, sistein beserta metionin. Disamping itu S pun mewujudkan bagian sedari
biotin, tiamin, ko-enzim A bersama glutationin . Diperkirakan 90% S di dalam tumbuhan
didapati di dalam ujud asam amino, yg tidak benar satu fungsi utamanya mewujudkan
penyusun protein yakni di dalam pembuatan ikatan disulfida antara rantai-rantai
peptida. Belerang ialah bagian (constituent) sedari lantaran metabolisme
senyawa-senyawa kompleks. Belerang jua berfungsi selaku aktivator, kofaktor
ataupun regulator enzim danberperan di dalam metode fisiologi tumbuhan
b) Kekurangan
jumlah S yg dibutuhkan oleh tumbuhan ekuivalen bersama jumlah fosfor (P). Kekahatan
S menghambat sintesis protein dengan hal inilah yg dapat menimbulkan terjadinya
klorosis serupa flora kekurangan nitrogen. Kahat S lebih menekan pertumbuhan
tunas mulai pada pertumbuhan akar. Indikasi kahat S lebih terlihat pada daun muda serta
warna daun yg menguning selaku mobilitasnya sangat rendah pada di dalam tumbuhan
(Haneklaus beserta Penurunan kandungan klorofil metode drastis pada daun mewujudkan
indikasi spesifik pada tumbuhan yg menghadapi kahat S . Kahat S memicu
terhambatnya sintesis protein yg berkorelasi serta akumulasi N bersama nitrat
organik terlarut.
UNSUR MiKRO
Unsur mikro mewujudkan unsur yg diperlukan flora di dalam jumlah sedikit .
Meskipun belaka diserap di dalam jumlah mungil , namun amat perlu bagi menopang
keberhasilan metode-metode di dalam tumbuhan. Tidak menggunakan unsur mikro , bunga adenium
tak tampil prima. Bunga mau lunglai , dll. Unsur mikro itu , merupakan: boron ,
besi , tembaga , mangan , seng , serta molibdenum.
satu.      Boron (B)
Boron menyandang kaitan erat dan metode penggarapan , pembelahan serta
diferensiasi , bersama pembagian tugas sel. Tentang ini terkait serta perannya di dalam
sintetis RNA , bahan dasar penciptaan sel. Boron diangkut sedari akar ke tajuk
flora melalui pembuluh xylem. Pada di dalam tanah boron tersedia di dalam jumlah
terbatas dengan gampang tercuci. Kekurangan boron paling sering dijumpai pada
adenium. Cirinya seperti daun variegeta.
a) Kekurangan
Daun berwarna lebih gelap dibanding daun normal , tebal , beserta mengkerut.
b) Kelebihan
Ujung daun kuning bersama menjalani nekrosis
dua. Tembaga(Cu)
Fungsi perlu tembaga merupakan aktivator dengan membawa sejumlah enzim. Ia pula
berperan menopang kelancaran mekanisme fotosintesis. Pembentuk klorofil , dengan
berperan di dalam funsi reproduksi.
a) Kekurangan
Daun berwarna hijau kebiruan , tunas daun menguncup dengan tumbuh mungil ,
pertumbuhan bunga terhambat.
b) Kelebihan
Flora tumbuh kerdil , percabangan terbatas , pengerjaan akar terhambat ,
akar menebal bersama berwarna gelap.
tiga. Seng(Zn)
 
Hampir umpama serta Mn beserta Mg , sengat berperan di dalam aktivator enzim ,
pengerjaan klorofil beserta mendukung mekanisme fotosintesis. Kekurangan biasanya
terjadi pada media yg pernah lama dikonsumsi.
a) Kekurangan
Pertumbuhan lambat , jarak antar buku pendek , daun kerdil , mengkerut , maupun
menggulung pada satu segi kemudian disusul bersama kerontokan. Hendak buah menguning ,
terbuka , dengan alhasil gugur. Buah jua hendak lebih loyo bersama sampai-sampai buah yg
sebaiknya lurus membengkok.
b) kelebihan
Kelebihan seng enggak menunjukkan akibat hangat.
empat. Besi (fe)
 
Besi berperan di dalam mekanisme pengerjaan protein , selaku katalisator
pembuatan klorofil. Besi berperan selaku pembawa elektron pada metode
fotosintetis beserta respirasi , sekaligus untuk menjadi aktivator sejumlah enzim. Unsur
ini enggak gampang bergerak sehigga jikalau terjadi kekurangan sulit diperbaiki. Fe
paling sering bertentanganatau berlawanan beserta unsur mikro lain. Bagi
mengurangi imbas itu , bahwa Fe sering dibungkus serta Kelat (chelate) ibarat
EDTA (Ethylene Diamine Tetra-acetic Acid). EDTA mewujudkan sesuatu komponen organik
yg berkarakter menstabilkan ion metal. Adanya EDTA bahwa sifat berlawanan Fe pada
pH tinggi berkurang jauh. Pada pasaran dijumpai bersama merek Fe-EDTA.
a) Kekurangan
Kekurangan besi ditunjukkan serta indikasi klorosis beserta daun menguning atau juga
nekrosa. Daun muda nampak putih akibat minim klorofil. Selain itu terjadi
berkat kerusakan akar. Andaikan adenium dikeluarkan sedari potnya berniat terlihat
potongan-potongan akar yg mati.
b) Kelebihan
Pemberian pupuk beserta kandungan Fe tinggi memicu nekrosis yg ditandai
bersama munculnya bintik-bintik hitam pada daun.
lima. Molibdenum(Mo)
Mo bertugas selaku pembawa elektron buat mengubah nitrat jadi enzim. Unsur
ini pun berperan di dalam fiksasi nitrogen.
a) Kekurangan
Ditunjukkan serta munculnya klorosis pada daun tua , berikutnya menjalar ke daun
muda
b) Kelebihan
Kelebihan kagak menunjukkan indikasi yg baru pada adenium.
enam. Mangan(Mn)
a). Kelebihan
Mangan mewujudkan unsur mikro yg dibutuhkan flora di dalam jumlah yg tak
terlalu banyak. Mangan sangat berperan di dalam sintesa klorofil selain itu
berperan selaku koenzim, selaku aktivator sebanyak enzim respirasi, di dalam
efek metabolisme nitrogen serta fotosintesis. Mangan pula diperlukan buat
mengaktifkan nitrat reduktase sampai-sampai tunbuhan yg menghadapi kekurangan
mangan memerlukan sumber N di dalam wujud NH4+. Peranan mangan di dalam fotosintesis
berkaitan serta pelepasan elektron sejak air di dalam pemecahannyamenjadi hidrogen
bersama oksigen.
Fungsi unsur hara Mangan (Mn) bagi flora yaitu:
a. Diperlukan oleh flora buat pengerjaan protein beserta vitamin terutama
vitamin C
b. Berperan berharga di dalam mempertahankan kondisi hijau daun pada daun yg tua
c. Berperan selaku enzim feroksidase serta selaku aktifator wujud-contoh enzim
d. Berperan selaku komponen perlu buat lancarnya metode asimilasi
Mn diperlukan di dalam kultur kotiledon selada buat memacu pertumbuhan jumlah
pucuk yg dihasilkan. Mn di dalam level yg tinggi dapat mengsubstitusikan Mo
di dalam kultur akar tomat. Mn dapat menggantikan fungsi Mg di dalam sebanyak sistim
enzym khas bagaikan yg dibuktikan oleh Hewith pada tahun 1948.
b). Kekurangan
Defisiensi unsur hara, atau juga kata lain kekurangan unsur hara. dapat memicu
pertumbuhan flora yg tak normal dapat disebabkan oleh adanya defisiensi
satu alias lebih unsur hara, hambatan dapat berupa indikasi berdasarkan penglihatan yg tertentu.
Mn adalah penyusun ribosom dengan pula mengaktifkan polimerase, sintesis
protein, karbohidrat. Berperan selaku activator bagi sebanyak enzim primer
di dalam siklus krebs, dibutuhkan bagi fungsi fotosintetik yg normal di dalam
kloroplas, tersedia indikasi dibutuhkan di dalam sintesis klorofil. Defisiensi unsure
Mn antara lain : pada flora berdaun lebar, interveinal chlorosis pada daun
muda laksana kekahatan Fe sebaliknya lebih banyak menyebar sampai ke daun yg lebih
tua, pada serealia bercak-bercak warna keabu-abuan sampai kecoklatan bersama
garis-garis pada bagian tengah dengan pangkal daun muda, split seed pada tumbuhan
lupin.
Identifikasi Indikasi defisiensi mangan berkarakter relatif, seringkali defisiensi
satu unsur hara bersamaan dan kelebihan unsur hara lainnya. Pada lapangan
enggak gampang membedakan indikasi-indikasi defisiensi. Tak jarang hambatan hama beserta
penyakit menyerupai indikasi defisiensi unsur hara mikro. Indikasi dapat terjadi
berkat berbagai model karna.
Indikasi sedari defisiensi mangan memperlihatkan bintik nekrotik pada daun.
Gerak mulai mangan ialah kompleks beserta terkait pada spesies beserta umur
tumbuhan sampai-sampai awal gejalanya dapat terlihat pada daun muda ataupun daun yg
lebih tua.. Kekurangan mangan ditandai serta menguningnya bagian daun diantara
tulang-tulang daun. Sedang tulang daun itu sendiir tetap berwarna
hijau.
tujuh. Klor(Cl)
a). kelebihan
Terlibat di dalam osmosis (pergerakan air alias zat terlarut di dalam sel),
keselarasan ion yg diperlukan bagi tumbuhan buat mengambil elemen
mineral dengan di dalam fotosintesis.
b). kekurangan
Dapat menyebabkan indikasi pertumbuhan daun yg sedikit normal terutama pada
tumbuhan sayur-sayuran, daun nampak minim sehat beserta berwarna tembaga.
Sporadis pertumbuhan flora tomat, gandum bersama kapas menunjukkan indikasi
ibarat pada atas.
delapan. Natrium(Na)
a). kelebihan
Terlibat di dalam osmosis (pergerakan air) beserta keselarasan ion pada
tumbuhan. Keliru satu kelebihan reaksi negatip Na merupakan maka itu
mengurangi ketersediaan K.
b). kekurangan
Daun-daun tenaman dapat oleh karena itu hijau tua bersama tipis. Tumbuhan lekas oleh karena itu layu.
sembilan). Cobalt(Co)
a).kelebihan
kobalt jauh lebih tinggi bagi fiksasi nitrogen ketimbang
amonium gisi. Tingkat kekurangan nitrogen dapat mengakibatkan indikasi
defisiensi.
b). kekurangan
Mengurangi penggarapan hemoglobin dengan fiksasi nitrogen
sepuluh. Silicon(Si)
a). Kelebihan
Si dapat menaikkan sebab melalui peningkatan efisiensi fotosintesis dengan
menginduksi ketahanan terhadap hama dengan penyakit Didapati selaku komponen
semenjak dinding sel. Flora beserta pasokan silikon larut menghasilkan lebih kuat,
menaikkan panas serta kekeringan tumbuhan toleransi silikon dapat disimpan oleh
tumbuhan pada tempat infeksi oleh jamur bagi memerangi penetrasi dinding sel oleh
jamur menyerang.
b). kekurangan
Dapat mengakibatkan flora gampang terserang penyakit.
sebelas. Nikel(Ni)
a). kelebihan
Diperlukan buat enzim urease buat menguraikan urea buat
basmi nitrogen ke di dalam ujud yg dapat dikonsumsi buat
flora. Nikel diperlukan buat penyerapan zat besi. Benih berarti nikel
bagi berkecambah. Flora tumbuh tidak menggunakan bonus nikel akanberangsur-angsur
mencapai tingkat kekurangan sekitar masa para
dewasa dengan bermula pertumbuhan reproduksi
b). kekurangan
Gagal buat menghasilkan benih yg layak

Pengunjung juga mencari:

    kelebihan silikion pada tanamankekurangan hcskelebihan klorKekurangan kelebihan silikon pada tumbuhanKekurangan kelebihan silicon pada tumbuhankekurangan dan kelebihan unsur hara pada tanamanhcs kekurangangejala kelebihan silikon pada tanamangejala kelebihan silicon pada tanamandefisiensi unsur hara magnesium pada tanaman belimbingCiri2 tumbuhan kekurangan pupuk fosforCara mengatasi Belerang (Br) pada tanamanakibat kelebihan mangan pada atanama

artikel lainnya Kekurangan dan kelebihan Hara pada Tanaman

Jumat 1 Maret 2013 | Info Tani

Sistem pemanfaatan limbah ternak sebagai pupuk organik pada tanaman pertanian semakin lama semakin berkembang. Dalam upaya…

Selasa 17 Desember 2013 | Info Tani

Caranya Menanam Jahe Penanaman bibit Jahe pada karung alias polibag wajib awas. Buatlah lobang sebesar ukuran…

Sabtu 27 Juli 2013 | Info Tani

Membuat Pestisida dengan Phepoc – Phepoc HCS adalah Pestisida Herbisida Fungisida Organik Cair  dalam  1 satu…

Kamis 15 Desember 2016 | Info Tani

Pencegahan terhadap penyakit dengan hama pun sangat penting, dalam bercocok tanam tidak cuma nutrisi yg dibutuhkan…




Jl.Abimanyu N0.27 03/01 Desa Gumayun Kec.Dukuhwaru Kab.Tegal Jawa Tengah
0857-4292-7777
0823-156-12345
5FC75681
0823-156-12345
programhcs@gmail.com