085742927777 - 082315612345 - 081977977137
programhcs@gmail.com


Hewan Ruminansia Sakit dan pengobatanya

OBAT TRADISIONAL UNTUK HEWAN

PENDAHULUAN
Sering kita saksikan perilaku hewan diluar pengetahuan kita, umpama kucing memakan akar flora lalatang (Acalypha indica Linn) selaku tonikum
 bagi dirinya.  Pada anjing yg telah memakan ala berlebihan sampai-sampai memicu rasa hambatan perut pada dirinya, ala alamiah dirinya bakal memburu beserta makan semacam rumput (Cyperus rotundud Linn) yg mau merangsang bagi muntah.
            Jiwa telah belajar mulai berbagai kenyataan alam ini yg berikutnya oleh karena itu awal sejak pemakaian serum tumbuh-tumbuhan selaku obat tradisional.   sejak berabad yg lampau bangsa Indonesia telah umum menanggulangi hambatan kesehatan alias penyakit beserta mengenakan formula tumbuh-tumbuhan yg terdiri bermula campuran berbagai daun-daunan, akar-akaran, bunga-bungaan, buah-buahan beserta kadang dicampur dan telur mentah, madu atau juga bahan lainnya.
            Pengetahuan berhubungan dengan formula obat ini telah diwariskan sedari generasi ke generasi.  Adakalanya racikan khusus oleh karena itu rahasia seorang pakar pengobatan atau juga semacam dukun mulai masing-masing kelompok kaum ataupun klan spesial yg mewariskannya sekedar terhadap anak-anaknya alias muridnya pun.  Menyadari maka obat-obatan tradisionil tersebut pula didasarkan pada pemakaian tumbuhan spesifik, banyak ilmuwan atau juga kalian pakar botani barat nanti pun mencoba menganalisa sejumlah contoh wujud tumbuhan yg banyak dimakan di dalam obat-obat tradisional.
            Semenjak karna riset yg dilakukannya, kalian menemukan unsur-unsur alias zat-zat di dalam berbagai tumbuhan spesial nanti menjadikannya berbagai ujud obat yg diproses pada pabrik farmasi.  Tapi kenyataannya obat-obat yg diproduksi oleh farmasi tadi sporadis terdapat imbas samping, tentang ini dikarenakan pemrosesannya dicampur serta bahan pengawet kimia lainnya.
            Oleh karenanya, melalui tuilisan ini kita diajak kembali ke alam (Back to natural) supaya obat yg diberikan tak berbahaya bagi hewan beserta terjaga bagus bagi hewannya itu sendiri atau juga bagi  mahluk.
GEJALA PENYAKIT DAN PENANGGULANGANNYA.
Hilang hasrat makan (Anorexia)
            Indikasi menurun bersama hilangnya napsu makan pada ternak biasanya hendak gampang serta singkat dideteksi oleh peternak implikasi pada umumnya setiap hari peternak mempersembahkan pakan bagi ternaknya pada kandang.  Umumnya andaikata ternak terlihat kurus maupun pada tujuan penggemukan, peternak membagikan pakan konsentrat berupa dedak/katul, jagung alias ketela bersama sebagainya dicampur garam. 
Berikut ini sejumlah type pengobatan tradisional bagi anorexia yg umum dilaksanakan peternak pada berbagai daerah pada Indonesia, pilih keliru satunya :
satu.  Ikan hiu dibiarkan membusuk sampai timbul larva-larva lalat, larva-larva ini diberikan pada ternak buat dimakan.
dua. Bangsa kentang-kentangan yg dapat dimakan (Solanum malangana) dipanggang bersama diberikan pada sapi buat dimakan.

tiga. Tumbuk dan-sebanding bahan berikut ini
    – temu ireng (Curcuma aeruginosa Rox)
    – temu lawak (Curcuma xanthoriza)
    – kunyit (Curcuma domestica)
    – Lempunyang (Zingiber aromatica)
    – sepuluh – lima belas buah mengkudu / pace (Morinda citrifolia Linn)
    Berikan campuran tersebut pada ransum sapi sekali satu bulan
empat. Dua sisir pisang dimasak beserta santan beserta gula merah serta garam sampai jadi bubur, diberikan pada sapi bagi dimakan.
lima. Sejumlah butir telur ayam kampung dicampur sebotol kecap diberikan pada hewan  sekali satu hari secukupnya.
enam. Minim lebih lima belas eksemplar daun keladi/talas bersama lima belas sendok garam dimasak.  Suapkan pada hewan sekali satu hari.
tujuh. Tumbuk dengan-ekuivalen campuran bahan-bahan sebagi berikut :
– temu ireng (Curcuma aeruginosa Rox)
– buah asam jawa (Tamarindus indica) yg masak satu genggam
– garam secukup
Berikan terhadap ternak dua kali satu hari selagi lima hari

delapan. Buah mengkudu/pace  disuapkan pada hewan setiap hari sampai napsu makan sembuh kembali.

sembilan. Tumbuhan nenas yg telah membusuk ditumbuk bersama diperas sebanyak satu gelas, diminumkan pada hewan setiap hari, adakalanya dicampur sebanyak tetes minyak kayu putih (Melaleuca leucadendra Linn).
sepuluh. Bagi campuran mulai gula merah (Jawa), buah asam Jawa masak beserta sebanyak butir telur ayam.  Berikan campuran tersebut pada hewan buat dimakan.
sebelas. Bagi ekstrak daun papaya (ditumbuk beserta diperas) dicampur sejumlah butir telur ayam, diminumkan pada hewan.
duabelas. Giling sebanyak bahan berikut ini :
  • – Gist (biang roti) alias ferment sebanyak sepuluh gram
  • – Bawang putih 50 gram
  •  – Campurkan pada rumput atau juga campur air, berikan pada sapi bagi dimakan dua kali satu minggu.

tigabelas. Giling dengan-ekuivalen lempuyang (Zingiber aromatica) bersama temu lawak (Curcuma xanthoriza), berikutnya dimasak bersama sedikit air dengan dicampur kecap.  Minumkan campuran ini pada sapi dua kali satu minggu.

empat belas. Untuk campuran 200 buah kencur (Kampferia galangal) ditumbuk dengan tiga butir telur ayam, berikan pada hewan dua kali satu hari setiap tiga hari.

lima belas. Bagi pedet (lepas sapih), buatkan campuran berikut :

  • – tiga butir telur itik
  • – daging buah kelapa muda satu butir
  • – satu gelas air kelapa muda
  • – tiga sendok gula pasir
Berikan campuran sekali satu minggu
enam belas. Apabila dibarengi serta kondisi demam pada hewan, dilakukan keliru satu campuran berikut :

  • a. Untuk ekstrak daun kapok randu (Euridendrom anfructuosum), dicampur sejumlah butir telur, minumkan pada hewan.
  • b. Untuk ekstrak daun rambutan (Nephelium lappaceum Linn), dicampur sebanyak butir telur, minumkan pada hewan.
  • c. Untuk campuran air kelapa serta sebanyak butir telur ayam, minumkan pada hewan.
tujuh belas. Seonggok daun jarak (Jatropha curcas Linn) direndam di dalam air garam, pada di dalam wadah yg dilaksanakan sejak tanah liat (kendi alias kendil) beserta disimpan sejumlah bulan.  Minumkan satu sendok larutan tersebut pada sapi sekali satu hari. Air boleh ditambahkan lagi kedalam wadah tersebut andaikata diperlukan
delapan belas. Pemecahan hambatan pencernaan ringan
Peternak umum menanggulangi masalah ini bersama membagikan minuman kopi, minuman jahe atau juga kencur (Kampferia galangal)
Mencret (Diarrhea)
            Mencret ataupun dearrhe merupakan sesuatu kesan hambatan pada saluran pencernaan (usus).  Penyebab hambatan dapat berupa santapan, bibit penyakit ataupun kombinasi antara keduanya.  Kotoran ternak yg mencret dapat berwarna hijau muda, hijau kehitaman, hijau mengkilap, hijau kemerahan ataupun kekuningan.  Ternak yg mencret dapat jadi lemah serta selanjutnya mati tak dibuat pertolongan.
 Tatacara tradisional buat menghentikan mencret mewujudkan dan memasrahkan bahan yg di dalam bahasa Jawa disebut selaku “ampet-ampet”.  Bahan tersebut mewujudkan daun jambu biji (Psidium guajava Linn), air teh, campuran madu beserta kunyit (Curcuma domestica Val.), parutan buah nangka muda (Artocarpus integrifolia)
            Tersedia sejumlah formula tradisional yg lain yg umum pun dipakai pada Indonesia buat menanggulangi mencret ini selaku berikut, pilih tidak benar satu mulai resep berikut ini :
  1.  Ketela pohon dipanggang sampai hangus, diberikan pada hewan buat dimakan.
  2. Arang kayu / bambu digerus, campur gambir ( bagi nginang) secukupnya diminumkan beserta air pada hewan
  3. Untuk parutan bahan-bahan berikut ini :
  • –    temu ireng (Curcuma aeruginosa Rox)
  • –    Kunyit (Curcuma domestica)
  • –    Kencur (Kampferia galanga)
  • –    Lempuyang (Zingiber aromatica)

      Parutan tersebut dicampur, ditambah tempe bosok. Bungkus campuran ini di dalam kantong plastic, diamkan satu malam. Keesokan harinya campuran itu diperas.  Air perasannya diminumkan pada sapi, tiga kali satu hari semasa dua hari.

     empat. Tumbuk beserta-ekuivalen bahan berikut :
  •     – Jahe
  •     – Kencur (Kampferia galangal)
  •     – Kunyit (Curcuma domestica)
  •     – Asam jawa yg masasak

    Simpan campuran tersebut di dalam botol, minumkan pada sapi satu kali satu hari.
    lima. Tumbuk dengan-ekuivalen bahan-bahan berikut :
  •     – lempuyang (Zingiber aromatica)
  •     – 250 gram gula pasir
  •     – sepuluh liter air bersih
  •     Peras serta minumkan pada hewan

   enam. Parut batang pohon pisang bagian pangkal (yg tersedia di dalam tanah), diperas, campurkan perasan tersebut beserta garam, sebanyak telur, dengan buah pisang raja (Nusa paradisiacal) . Suapkan pada hewan dua kali satu hari

   tujuh. Bakar lima buah pinang (Areca catechu Linn), nanti ditumbuk halus, dicampur dua gelas air, minumkan pada hewan sekali satu hari.
      delapan. Bakar pisang batu/klutuk yg masak (Musa brachycarpa), berikan pada hewan buat dimakan.
     sembilan. Untuk ekstrak daun alpokat, daun rambutan, beserta daun kapok (Ceiba patendra Gaertn), minumkan pada hewan.
     sepuluh. Masak campuran lima gram kapur sirih, segenggam daun jambu biji (psidium guajava, Linn) di dalam satu liter air, didihkan sampai tinggal separuhnya (satu/dua liter), saring, minumkan pada hewan sekali satu hari selagi tiga hari.
      sebelas. Untuk campuran bahan berikut ini :
  • – Biji asam jawa yg tua
  • – Kunyit
  • – Ekstrak biji pinang
  • – Sebanyak butir telur ayam                 
  • – Berikan campuran tersebut pada hewan dua kali satu hari.

       duabelas. Kambing/domba diberi makan daun bambu.

Kembung Perut (Tympany = Bloat)
            Kembung perut maupun tympani disebabkan hasil adanya kegagalan pengeluaran gas metode normal beserta mekanisme pengerjaan gas bila santapan di dalam perut terlalu akas.  Bekas-jejak klinis, hewan terlihat gelisah bersama sulit bernafas.  Daerah perut sebelah kiri atas terlihat kembung lumayan ke atas bersama kalau dipukul hendak terdengar suara kendang.  Andaikata tak diberikan pertolongan biasanya mau menimbulkan kematian.
Bagi menanggulangi ternak kembung, peternak meminumkan campuran minyak kelapa bersama parutan jahe selaku pelengkap.  Peternak menghangatkan bagian perut yg menonjol bersama membalurkan bahan penghangat seolah-olah parutan jahe.  Sebatang pelepah daun papaya umum dimasukkan ke di dalam anus/dubur ternak bagi menopang mengeluarkan gas.
            Selain itu tersedia sebanyak formula yg umum dimakan peternak memberantas perut kembung pada ternaknya,  Pilih keliru satu resep berikut :
satu.      Masukkan sepuluh buah asam jawa yg masak ke di dalam air aktual, tambahkan gula merah bersama lima buah kunyit (Curcuma domestica) yg digerus, aduk-aduk sampai rata.  Campuran ini diminumkan pada ternak beserta mendayagunakan botol atau juga batang bambu.  Selain itu bagi supaya mulut ternak dapat terbuka dan teknik menyelipkan sebatang kayu alias bonggol jagung diatara rahang atas beserta rahang bawah.
dua.      Untuk campuran sedari minyak kelapa  dan air kelapa muda, minumkan pada ternak sekaligus bersama mendayagunakan botol.
tiga.      Pohon pisang yg pernah membusuk diperas airnya. Minumkan ¼ liter cairan ini pada ternak.
empat.      Bagian yg menonjol sejak perut dibaluri/digosok-gosok serta kapur sirih.
lima.      Bagi supaya ternak minum kopi bersama segelas air nyata.
enam.      Keluarkan feses/kotoran yg mengeras sejak anus, berikutnya berikan sebotol sprite / air soda ± satu,lima liter bagi sapi, beserta satu botol mungil bagi domba/kambing.
tujuh.      Spesial bagi kambing bersama domba, larutkan gula merah di dalam segelas air aktual, minumkan pada kambing/domba.
delapan.      Tumbuk daun sembukan (Saprosma arborseum BL), dicampur serta minyak kelapa yg telah digunakan (Jawa = Jelantah), balurkan/gosok-gosokan dibagian perut kambing/domba yg menonjol dua kali satu hari, ulangi keesokan harinya.
sembilan.      Bagi kambing/domba minumkan minyak VCO (Virgin Coconut Oil)  ± 60 mililiter, beserta bagi sapi ± 250 mililiter.
sepuluh. Ambil kelapa muda, kupas,  beri garam secukupnya, minumkan !
Demam ( Antipyretica)
            Bahan-bahan yg universal dikonsumsi bagi menanggulangi demam ini merupakan campuran kunyit (Curcuma domestica) serta madu. Ternak boleh diberi makan buah papaya sebanyak barangkali.
            Selain itu tersedia sebanyak formula bagi penyelesaian demam, pilih salahsatu resep berikut ini :
satu.      Untuk campuran daun kapok yg dipres bersama sebanyak butir telur, suapkan pada sapi
dua.      Daun kapok (Eurindendrom anfructuosum) sebanyak 300 gram diberi air serta pada pres, saring, dicampur sedikit garam serta gula merah. Minumkan pada sapi dua kali satu hari setiap dua hari.
tiga.      Daun rambutan dipres, campur sebanyak butir telur ayam, minumkan pada sapi.
empat.      Kunyit ditumbuk, dicampur sampai rata beserta telur ayam, beserta air, diminumkan pada sapi
Obat Cacing (Anthelmintic)
            Penyakit cacingan timbul hasil infeksi parasit di dalam yg ditimbulkan oleh cacing serta indikasi : hasrat makan yg bervariasi, hambatan pencernaan, turunnya kondisi (badan kurus), kulit kusam, kurang darah, lapisan mukosa pucat, sembelit atau juga deare, batuk dan indikasi bronchitis kebengkakan pada bawah rahang lalu ke bagian perut.  Penyebabnya mewujudkan cacing pita, cacing gelang (Neoascaris vitulorum), cacing lambung (Haemonchus contortus), dengan cacing hati (Fasciola hepatica).
Biji buah pinang yg tua merupakan obat cacing yg efektip, terutama terhadap cacing ascaris (kremi), bagus pada insan ataupun hewan.  Bahan lain yg pula banyak dikenal ialah temu ireng (Curcuma phaeocaulis Val) dengan daun papaya.  Peternak umum menjadikan campuran kombinasi mulai kedua bahan tersebut.
            Yg umum dikerjakan mewujudkan menjadikan tumbukan biji buah pinang dicampur air serta diminumkan pada ternak.  Kecuali tersedia sejumlah formula lain yg jua banyak digunakan oleh peternak selaku berikut : Pilih tidak benar satu !
satu.      Buat pedet (anak sapi) : Jantung pisang hijau (bagian tandan bunga pisang yg tak menjadi buah) dimasak dan air mendidih. Air tersebut diminumkan selaku obat cacing.
dua.      Tumbuk bahan-bahan berikut ini :
–          sepuluh bungkus gist (biang roti)
–          dua potong tempe bosok
–          satu genggam temu ireng/hitam (Curcuma phaeocaulis Val.)
–          Sedikit jintan (Nigella sativa Linn)
–          Brotowali (Tinospora tuberculata Beumee)
     Masak campuran tersebut di dalam sepuluh gelas air sampai mendidih saring beserta minumkan selaku obat cacing tiga minggu sekali selagi tiga bulan.
tiga. Bawang putih jua dikonsumsi selaku obat cacing pada sejumlah daerah
empat. Sepotong akar gadung (Dioscorea hispida Dinst) diberikan pada sapi setiap minggu sampai cacing keluar.  Biasanya terjadi setelah empat kali pengobatan.
lima. Parut bahan berikut  ini beserta campurkan :
   – Temu ireng/hitam (Curcuma phaeocaulis Val.)
   – Buah kelapa tua
   Keringkan campuran tersebut, suapkan pada sapi sekali satu hari
Luka, Myiasis, Kutu, Scabies, dengan Orf
            Luka dapat disebabkan berkat teriris, dibacok penduduk alias terkena benda tajam lainnya. Keterlibatan yg ditimbulkannya dapat untuk menjadi borok maupun jangankan bernanah (myasis). 
Kutu, kendati kagak metode langsung jahat, kutu ataupun tungau dapat dianggap merugikan peternak, akibat kutu dapat mengisap darah beserta menimbulkan rasa gatal.  Di dalam jumlah sedikit, dampaknya barangkali kagak terlalu dirasakan, melainkan asalkan kutu bertambah banyak, ala kagak langsung dapat mengganggu kesehatan hewan, bagus hewan kesayangan, alias hewan ternak.
Serangan kutu dapat dilihat dan memeriksa bulu hewan.  Kutu bakal terlihat berwarna putih kemerahan.  Rasa gatal pada kulit berniat memicu hasrat makan menurun, yg berdampak pada malah kurusnya hewan ternak. 
Penyakit scabies ataupun kudis ataupun pula budug, disebabkan oleh parasit kulit sebangsa tungau, dapat menular terhadap ternak lain.  Semua kambing dapat terserang penyakit ini tidak menggunakan batasan umur.  Kambing yg terserang penyakit ini dapat dilihat semenjak sejumlah bekas spesipik selaku berikut : Kambing terlihat gelisah dengan sering menggaruk-garuk bagian badan memasang kaki ataupun menggosok-gosokan tubuhnya ke benda yg kasar (kandang, tanah bertebing, batu, alias pohon). Akibat terlalu sering digosokkan ke benda yg kasar, kulit yg sakit dapat menjalani perlukaan serta menyebabkan keropeng atau juga kerak, bulu-bulu pada tempat kulit yg terkena penyakit ini menghadapi kerontokan.  Disamping itu terjadi penebalan beserta warna kulit kusam kemerahan.  Pada awalnya, bagian kulit yg sering terserang ialah telinga, depan, leher, serta ekor, melainkan dapat menyebar ke seluruh raga, badan kambing kurus implikasi napsu makan menurun beserta kegiatan makannya terganggu sebab rasa gatal yg gawat, Tidak menggunakan penanganan yg intensif, kambing dapat mati gara-gara minim makan.
 Ada juga penyakit Orf alias maupun dakangan maupun di dalam sebutan peternak pada Banten dinamakan bewel gejalanya mewujudkan terlihat adanya keropeng pada kulit sekitar bibir.  Ternak menderita tak bakal makan, gara-gara adanya luka pada daerah sekitar bibir serta mulut.  Penyebabnya ialah virus orf, yg menyebabkan luka beserta bagian-bagian menebal pada gusi serta sekitar mulut.  Kalau luka ini terkena infeksi sekunder oleh bakteri dapat menyebabkan kematian yg memadai tinggi, terutama pada anak kambing.  Andaikan tak cepat diatasi, keropeng-keropeng itu mau berubah jadi borok yg berbelatung sumpama lalat pernah bertelur disitu.  Ternak berniat mati karna dirinya minim hasrat makan.
  Pengobatan ala tradisional ialah serta daun sirih yg dipres dipakai metode luas selaku antispetik buat pengobatan luka.  Jika luka memburuk sampai berbelatung, dikonsumsi campuran daun tembakau yg dipres diberi sedikit air serta kapur sirih bagi pengobatan.  Sejumlah caranya dikonsumsi selaku berikut : Pilih tidak benar satu
satu.      Bersihkan luka, oleskan obat komersial anti lalat, lantas bubuhkan campuran kapur sirih bersama kunyit.
dua.      Pada luka yg telah timbul belatung, bubuhkan tembakau yg sempat dicelupkan di dalam air. Ganti tembakau tersebut setiap hari.
tiga.      Misalnya dicurigai tersedia semacam tumor timbul, maupun perluasan (daging tumbuh) pada bagaian sedari badan, dibubuhi kapur sirih.
empat.      Bila timbul papilloma/kutil, benjolan dipotong lantas lukanya diobati dan campuran ekstrak mangkokan (Notophanax scutellellarium Merr.) yg ditumbuk bersama ekstrak udang / semacam petis udang.  Pengobatan dikerjakan dua kali satu hari.
lima.      Pada persoalan peradangan ataupun luka pada tracak ternak ruminansia, dibubuhkan campuran tumbukan biji pinang, tawas serta kapur sirih pada luka tersebut.
enam.      Pila terjadi scabies beserta/ atau juga berkutu, seringkali jua dikerjakan penanganan berikut :
  • Ternak dimandikan serta air dicampur bersama tumbukan daun muda pohon pinang (Areca catechu).
  • Pada bagian raga yg terkena scabies dibubuhi campuran belerang dengan minyak kelapa.
  • Ternak diasapi dan belerang yg dibakar menggunakan tempurung kelapa.

tujuh.      Pada keadaan lain, setelah luka dibersihkan, pada tempat-tempat yg berbelatung dibubuhi obat yg dilakukan sejak campuran satu gelas kapur, tembakau, spirtus alias bensin, setelah belatung bermunculan keluar, tutup luka beserta abu.

delapan.  Bagi penanganan scabies bubuhkan tumbukan daun ketapang (Termalia catappa Linn.), sampai kudisnya pulih.  Selaku tamahan, beri ternak minuman yg dilakukan sedari jahe, gula merah beserta garam.
sembilan. Formula lain yg umum dibubuhkan pada scabies merupakan tumbukan daun galling (Mussaenda frondosa Linn.), dicampur air atau juga air rendaman  tembakau.
sepuluh.Pada kesulitan scabies bagian yg menderita digaruk-garuk dan daun galling, nanti dibubuhi campuran belerang serta oli alias minyak.
sebelas.Bagian badan yg menderita scabies digosok-gosok bersama buah mengkudu/pace, sehabis itu dibubuhi campuran oli kesan serta bubuk belerang.  Campuran dipanaskan konon selanjutnya dinginkan aktual dipakai.  Pengobatan dilaksanakan dua kali satu hari semasa tiga hari bagi penyembuhan total. Pengobatan hendaknya dikerjakan sebelah/sebagian bermula badan.
duabelas. Asal terjadi hambatan kutu pada sapi, sapi diberi makan tokek yg dipang-gang, pula teteskan asam accu jejak pakai pada kutu-kutu.
tigabelas. Buat jalan keluar Orf (Ichtyma contagiosa), bubuhkan campuran abu bersama minyak pada bagian yg menderita.
empat belas. Cascado (Stephanofilariasis) umum ditanggulangi beserta membubuhkan tumbukan daun ketapang (Casia alata Linn.).  Sporadis tersedia yg menciptakan campuran tumbuhan daun ketapang beserta kapur sirih.  Formula yg lain merupakan sepuluh buah kapur barus serta satu liter minyak kel;apakah yg dipanaskan, nanti dibubuhkan pada permukaan bagian raga yg menderita.
Keracunan
            Pada kejadian ringan atau juga keracunan diketahui sedang dini, dapat dipulihkan bersama meminumkan segelas minyak kelapa atau juga air kelapa sebanyak-banyaknya pada ternak.  Adakalanya pada air kelapa ataupun minyak kelapa tersebut ditambahkan buah asam jawa yg masak serta garam.  Jikalau diduga terjadi keracunan insektisida (Obat hama tumbuhan) minumkan santan kelapa baru terhadap ternak.
PENUTUP.
            pengobatan terhadap berbagai penyakit, bagus penyakit pada insan, ataupun penyakit pada hewan ataupun ternak pada awalnya selalu memakai formula-racikan yg tersedia pada sekitar kita.  Tapi setelah berkembangnya ilmu pengetahuan obat-obat tersebut dijadikannyalah obat farmasi.  Sebaliknya setelah lama berjalan, ternyata obat-obat tersebut berdampak pada penyakit yg lebih berbahaya, bersama pengobatannya memerlukan biaya yg memadai mahal.
            Serta memakai obat trdisional yg telah pada paparkan pada atas, semoga hasilnya lebih sehat pada hewan ternak, namun pula terjamin bagi kesehatan mahluk.
DAFTAR  JENIS  PENYAKIT  HEWAN  DAN PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL
Pemakaian Medis
Obat tradisional yg dimakan
(pilih/ tersedia yg dicampur)
Keterangan
satu. Pelancar air seni
Adas, alang-alang, anyang-anyang, daun kumis kucing, meniran, purwaceng
dua. Obat batuk
Adas, bawang merah, belimbing, bidara upas, jeruk nipis, kayu angin, daun saga
tiga. Demam
Adas, Bawang merah, besaran, bidara laut, brotowali, daun serep, bunga/daun sepatu, kulit/cabang kendal, labu, mentimun, akar nagka,
empat. Sakit perut/
    mencret
Adas, daun bamboo, kulit pohon nona, gambir, garut, jambu biji, jeruk nipis, jintan hitam, kedawung, ketumbar, kunyit, lempuyang wangi, merica bolong, patikan cina
lima. diare
Adas
enam. Penutup luka
    bersama peradangan
Daun angsana muda
tujuh. Obat cacing
Akar wudani, bawang putih, buah nona, delima putih, daun jarak pagar, daun kelor, petai cina, labu merah, pare, akar papaya, getah kering
delapan. Kembung
    perut/tympani
Akar wudani, minyak kelapa, air kelapa muda
sembilan. Penyakit kulit
Asam jawa, daun dewa, daun sendok, Bawang merah, besaran, jambu mente, jeruk nipis, daun kecubung, kencur, ketepeng cina, lengkuas/laos, lempuyang gajah, getah papaya, buah pinang, empulur pisang
sepuluh. Pencahar/urus- urus ringan
Asam jawa, akarjambu mente,
minyak biji jarak
sebelas. Anti muntah
Bakung
duabelas. Pencahar air
      susu Bidara upas, daun trawas, katuk, lobak, daun publik-aring
tigabelas. Obat mata
Belimbing wulung, jeruk lemo, bestru
empat belas. Penutup luka
Brotowali, daun jengkol, ketela rambat
lima belas. Sakit gigi
Minyak cengkeh
enam belas. Keracunan
Air kelapa, minyak kelapa
tujuh belas. Borok/bisul
Otok-otok
delapan belas. Perangsang birahi
Purwaceng
BAHAN BACAAN
satu. Akhmad Sodiq dkk 2002,  Mengenal Lebih Dekat KAMBING PERANAKAN ETAWA Penghasil Susu berkhasiat Obat
dua. BUKU PANDUAN TEKNOLOGI PETERNAKAN 2002, Dinas Pertanian serta Peternakan propinsi banten
tiga. MANUAL   buat PARAMEDIC KESEHATAN HEWAN, FOOD AND AGRICULTURE ORGANIZATION OF THE UNITED NATIONS, 1991
empat. PENGOBATAN HEWAN TRADISIONAL DI INDONESIA, FAO Regional Office for Asia and Pasific, Bangkok, Thailand, 1991
Facebook Comments

Incoming search terms:



Tentang Penulis

- Syamsul Ashari, Owner dari Stokishcs.com , kami sebagai penggiat Organik melalui Program HCS untuk memajukan petani dan peternak indonesia.. Go Success..!!!

Posting terkait dengan Hewan Ruminansia Sakit dan pengobatanya







Hak cipta © Pusat Informasi Mitra PROGRAM HCS dan didukung oleh .
آپلود عکس
error: Content is protected !!