085742927777 - 082315612345 - 081977977137
programhcs@gmail.com


Fermentasi pakan kambing

Pakan Alternatif buat Penggemukan Kambing – Daging kambing tergolong menyandang pangsa pasar yg sangat luas. Justru permintaan pasar maupun demand terhadap daging kambing pun malah tinggi bermula tahun ke tahun tidak menggunakan dapat lagi serta gampang diimbangi oleh supply yg benar-benar memadai. Karena itu mulai itu, kagak penting heran apabila harga bermula setiap kilogram daging kambing sangat melesat sangat tinggi sedari tahun ke tahun. sampai-sampai andaikan peternakan domba ataupun kambing jadi pilihan bisnis kamu, karena itu kagak penting lagi khawatir ternak kaian kagak mau dapat laku terjual.

Kelebihan Mulai Pakan Ternak Kambing Peragian

  • Menaikkan produksi susu (terutama bagi kambing etawa).
  • Memperbaiki sistim pencernaan.
  • Bobot kambing mau bertambah bersama segera metode alamiah, sehat bersama gemuk.
  • Menaikkan napsu makan.
  • Daging kambing rendah kolesterol serta lebih berisi.
  • Kambing ternak bakal lebih anti terhadap berbagai serangan penyakit.
  • Kotoran kambing enggak bakal berbau sampai-sampai udara sekitar jua enggak bakal untuk menjadi tercemar.
  • Urine bersama kotoran kambing berniat jauh lebih sedikit bersama dapat dikonsumsi selaku biogas serta pupuk kandang alamiah.

Fermentasi Pakan Kambing

Bahan-bahan yg dimakan:

  • Jerami, kalau tak tersedia dapat mendayagunakan pohon pisang selaku bahan baku.
  • Ampas paham.
  • Bekatul.
  • Suplemen Organik Cair (SOC)
  • Gula pasir.
  • Air.
  • Garam.

Cara Membuat Fermentasi Pakan Ternak Kambing 

  1. Jerami atau Pohon Pisang (debog) sebagai alternatif lain jerami dicacah atau dipotong kecil-kecil. Kemudian siapkan larutan gula bersama parutan nanas yang dicampur dengan air guna membuat fermentasi basah (gedebog) sebanyak 1 liter. Sementara untuk fermentasi kering maka gunakan air sebanyak 10 liter.
  2. Selain itu, jangan lupa untuk mencampurkan bahan utama yaitu jerami atau pohon pisang, ampas tahu beserta bekatul ke dalam sebuah wadah berukuran besar.
  3. Larutan yang berisi gula pasir, air serta Suplemen Organik Cair (SOC) harus diaduk hingga merata. Lalu coba diamkan campuran tersebut selama kurang lebih 15 menit. Selanjutnya masukkan kembali larutan tersebut ke dalam 10 liter air. Siramkanlah secara merata ke dalam campuran pakan di dalam wadah besar. Sebagai tambahan, taburkan garam kemudian aduk kembali secara terus menerus hingga semua bahan menjadi tercampur merata.
  4. Setelah semua proses di atas selesai, maka anda harus memasukkan bahan pakan fermentasi dalam sebuah drum atau ember plastik. Tutup ember atau drum menggunakan terpal atau plastik, sehingga bagian dalam drum atau ember menjadi kedap udara paling tidak selama 1 hari. Namun, jika pakan terbuat dari bahan debog atau pohon pisang (basah), maka proses fermentasi hanya membutuhkan waktu selama 1 hingga 3 jam saja.

Sampai pada proses ini pakan kambing fermentasi pernah dapat diberikan pada ternak kambing dua kali di dalam satu hari, yakni pagi serta sore hari. Selain dapat diberikan selaku pakan kambing, sebab peragian tersebut pun dapat diberikan terhadap ternak sapi yg pula membutuhkan pakan extra buat menambah daging.

Facebook Comments

Incoming search terms:



Tentang Penulis

- Syamsul Ashari, Owner dari Stokishcs.com , kami sebagai penggiat Organik melalui Program HCS untuk memajukan petani dan peternak indonesia.. Go Success..!!!

Posting terkait dengan Fermentasi pakan kambing







Hak cipta © Pusat Informasi Mitra PROGRAM HCS dan didukung oleh .
آپلود عکس
error: Content is protected !!