Fermentasi Ampas Tahu untuk Pakan ternak

Cara fermentasi Ampas tahu -Ampas tahu, limbah dari pembuatan tahu,jumlah berlimpah dan belum di maksimalkan pemanfaatannya untuk pertumbuhan ternak. Dengan teknologi sederhana peram fermentasi maka ke unggulan nilai nutrisi ampas tahu dapat di maksimalkan. Yang bisa di manfaatkan bukan hanya ampasnya tapi juga air rendaman kedele bahan dasar pembuatan tahu dan tempe.

Ampas Tahu bisa dijadikan alternatif Pakan ternak untuk menekan mempercepat proses penggemukan Domba/Sapi. Kekurangan Ampas Tahu tidak dapat disimpan dalam jangka panjang, selain membusuk dan menimbulkan bau amoniak yang tinggi. fermentasi Ampas Tahu menjadi solusi nya.

Prinsip tujuan utama proses fermentasi ini adalah meningkatkan TDN Totalt Digestible Nutrient, mengurangi serat kasar sehingga total nutrisi yang terserab saat absorsi nutrisi di organ pencernakan bekerja maksimal, bahan limbah sebagai kotoran prosentase yang di buang turun.

fementasi ampas tahu
fermentasi ampas tahu
fermentasi ampas tahu
fermentasi ampas tahu

protein asal ampas tahu dengan di bantu mikroorganisme kapang yeast di ubah menjadi Asam Amino, terutama Lisin dan Metionin. Juga di ubah menjadi Enzim, Hormon pertumbuhan, mineral multivitamin dan Antibiotika alami.

Kenaikan protein kisaran 5% – 15% setelah fermentasi dengan pembeda bahan asal.   Bahan  yang digunakan:

  1.  Ampas tahu 25 kg
  2. Suplemen Organik Cair ( SOC) 3tutup
  3. Mineral Kambing/Sapi/Ruminansia 0,5 kg
  4. Air  20ter

Proses Pembuatan fermentasi ampas tahu:

  1.  Ampas tahu di peras kadar airnya hingga akas pero saat di kepal sudah tidak keluar air lagi.
  2. Keringkan ampas tahu. Jika sinar matahari terik, jemur sambil dibolak-balik. Jika tidak ada sinar matahari, terpaksa dikukus lalu dikeringanginkan. Tujuannya untuk membunuh kuman penyakit dan menuntaskan sisa airnya.
  3. Penyajiannya, setiap 10 kg ampas tahu yang sudah kering dicampur dengan air 7-8 liter air yang sudah diberi Larutan Suplemen Organik Cair (SOC). Setelah diaduk rata, bahan siap di fermentasi di ruangan tertutup selama 2-3 hari. Setelah fermentasi selesai bahan siap untuk diberikan pada ternak kambing/sapi. untuk penyimpanan jangka panjang, harus dikeringkan lagi terlebih dahulu sebelum disimpan di dalam karung. Letakkan karung-karung tersebut di tempat kering, teduh dan tidak boleh Lembab.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

آپلود عکس
error: Content is protected !!